PAREPARE – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare menjadi lokasi penanganan jenazah seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammad Ikmar (17) yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak di kawasan Pantai Lumpue, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan.
Usai ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi ke RSUD Andi Makkasau untuk mendapatkan penanganan sesuai dengan prosedur medis, standar operasional rumah sakit, serta prinsip-prinsip kemanusiaan. Proses penanganan dilakukan secara cepat, tertib, dan penuh kehati-hatian sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid bersama Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda hadir langsung di ruang jenazah RSUD Andi Makkasau didampingi Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Hj. Renny Anggraeny Sari. Kehadiran pimpinan daerah tersebut bertujuan untuk memantau secara langsung seluruh rangkaian proses penanganan, sekaligus memastikan bahwa pelayanan yang diberikan berjalan sesuai standar dan mencerminkan empati terhadap keluarga korban.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Parepare menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa korban dan keluarga. Ia juga mengapresiasi respons cepat seluruh pihak, termasuk tim pencari, tenaga medis, serta manajemen rumah sakit yang telah bekerja maksimal sejak korban ditemukan hingga proses pemulasaraan jenazah.
Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Hj. Renny AS, MARS., FISQua.,MQM, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah menyiagakan seluruh fasilitas pendukung serta tenaga medis dan nonmedis untuk memastikan proses penanganan jenazah berjalan secara profesional dan humanis.
Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari penerimaan jenazah, pemulasaraan, hingga penyelesaian administrasi dilakukan dengan cepat, tertib, dan sesuai prosedur. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami sebagai rumah sakit rujukan daerah dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya pada situasi darurat dan musibah,” ujar dr. Renny.
Ia menambahkan bahwa RSUD Andi Makkasau senantiasa mengedepankan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan empati terhadap keluarga yang tengah berduka.
Manajemen RSUD Andi Makkasau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam penanganan kasus-kasus kedaruratan dan kejadian luar biasa yang melibatkan masyarakat. Rumah sakit juga memastikan koordinasi yang baik dengan Pemerintah Kota Parepare serta instansi terkait demi kelancaran setiap proses pelayanan.
Setelah seluruh prosedur di RSUD Andi Makkasau dinyatakan selesai, jenazah korban diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke Mesjid untuk di Shalatkan dan dimakamkan sesuai dengan adat dan kepercayaan keluarga.
Atas nama manajemen RSUD Andi Makkasau dan jajaran Pemerintah Kota Parepare, turut sampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Pemerintah daerah berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut (ILS/*)

